Header Ads

Who we are?

About Berdjeda Institute

Saving stories and knowledge about life.

Berdjeda Institute adalah institusi independen yang bekerja untuk menyelamatkan cerita dan pengetahuan tentang kehidupan.

Kami mendokumentasikan kehidupan manusia dan lingkungannya melalui riset, kerja lapangan, jurnalistik, dokumentasi, dan pengarsipan. Kami mencari cerita yang sedang berlangsung, pengetahuan yang sedang digunakan, pengalaman yang sedang dijalani, serta perubahan yang sedang terjadi, lalu merawatnya agar dapat dipahami dan diwariskan.

Kami percaya bahwa pengetahuan tentang kehidupan tidak hanya berada di dalam buku, laporan, atau institusi formal. Ia juga berada pada ingatan seorang manusia. Pada cara sebuah komunitas mengelola lingkungannya. Pada tradisi yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Pada pekerjaan yang mungkin tidak pernah ditulis. Pada sebuah tempat yang perlahan berubah. Pada pengalaman masyarakat ketika menghadapi sebuah peristiwa. Dan pada cerita-cerita kecil yang sering kali dianggap terlalu biasa untuk dicatat.

Ketika cerita-cerita tersebut hilang, manusia kehilangan sebagian dari pengetahuannya tentang dirinya sendiri. Berdjeda hadir untuk mencegah kehilangan itu.


Our Approach

Story Conservation Journalism

Berdjeda mengembangkan pendekatan yang kami sebut Story Conservation Journalism. Story Conservation Journalism (Jurnalime Konservasi Cerita) memandang jurnalistik bukan hanya sebagai cara untuk menyampaikan apa yang sedang terjadi, tetapi juga sebagai cara untuk menyelamatkan pengetahuan yang terkandung di dalam kehidupan yang sedang terjadi.

Pendekatan ini menggabungkan:

Journalism : untuk mencari fakta, menghadirkan suara, memeriksa informasi, dan menjelaskan peristiwa.

Research : untuk memahami konteks, sejarah, hubungan, dan pengetahuan yang berada di balik sebuah cerita.

Field Documentation:  untuk hadir secara langsung bersama manusia, komunitas, tempat, dan lingkungan yang menjadi bagian dari cerita.

Storytelling: untuk membuat pengetahuan tersebut dapat dipahami, dirasakan, dan diingat.

Conservation: untuk memastikan cerita dan pengetahuan yang memiliki nilai bagi kehidupan tidak berhenti sebagai informasi sesaat, tetapi dapat dirawat dan diwariskan.

Bagi kami, publikasi bukanlah akhir dari sebuah cerita. Ia adalah salah satu cara untuk menyelamatkannya.


What We Conserve

Berdjeda tidak membatasi konservasi pada alam. Yang kami selamatkan dapat berupa: cerita kehidupan manusia; pengetahuan lokal; ingatan dan pengalaman masyarakat; kebudayaan dan tradisi; hubungan manusia dengan lingkungan; sejarah lokal dan perubahan suatu tempat; pengetahuan yang hidup dalam pekerjaan dan keseharian; pengalaman menghadapi perubahan sosial dan lingkungan; serta berbagai bentuk pengetahuan lain yang berpotensi hilang apabila tidak dicatat.

Kami percaya bahwa sesuatu tidak harus besar untuk menjadi penting. Kadang-kadang, sesuatu menjadi penting justru karena hanya sedikit orang yang mengetahuinya.


How We Work

Berdjeda bekerja melalui sebuah siklus:

01 - Observe : Kami mengamati kehidupan, perubahan, dan persoalan yang sedang berlangsung.

02 - Research : Kami mencari konteks, data, sejarah, dokumen, dan pengetahuan yang diperlukan untuk memahami cerita.

03 - Go to the Field : Kami menemui manusia dan tempat di mana cerita tersebut berlangsung.

04 - Document : Kami merekam cerita melalui tulisan, wawancara, fotografi, audio, video, data, dan bentuk dokumentasi lainnya.

05 - Conserve : Kami mengorganisasi dan merawat material agar dapat menjadi bagian dari arsip pengetahuan.

06 - Share : Kami menerbitkan dan menyebarluaskan cerita melalui berbagai bentuk media dan publikasi. Dengan demikian, satu cerita dapat memiliki dua kehidupan: sebagai karya jurnalistik untuk dibaca hari ini, dan sebagai arsip pengetahuan untuk dipelajari di kemudian hari.


The Institute

Berdjeda dirancang bukan sebagai satu produk media, melainkan sebagai sebuah institusi pengetahuan berbasis cerita. Struktur kerja Berdjeda dibangun di atas beberapa fungsi utama:

Research: Mengembangkan riset dan kajian untuk memahami cerita, konteks, data, sejarah, serta pengetahuan yang ditemukan.

Field Documentation: Melakukan kerja lapangan, wawancara, observasi, dokumentasi visual, dan pengumpulan material cerita.

Story & Journalism: Mengolah hasil riset dan dokumentasi menjadi karya jurnalistik, narasi, laporan, feature, dan berbagai bentuk storytelling.

Archive: Merawat, mengorganisasi, dan mengembangkan arsip cerita serta pengetahuan yang telah dikumpulkan.

Publication: Mendistribusikan pengetahuan kepada publik melalui website, publikasi, media, zine, buku, pameran, dan bentuk komunikasi lainnya.

Collaboration: Bekerja bersama individu, komunitas, peneliti, jurnalis, organisasi, institusi pendidikan, lembaga budaya, dan pihak lain yang memiliki tujuan yang sejalan. 

Fungsi-fungsi tersebut dapat berkembang seiring pertumbuhan Berdjeda. Strukturnya dapat berubah. Tujuannya tidak.


Our Principles

We document before it disappears. Kami percaya bahwa sesuatu yang belum didokumentasikan dapat hilang bersama waktu.

We listen before we tell. Kami mendengarkan manusia dan memahami konteks sebelum menceritakan kehidupan mereka.

We value the ordinary. Kehidupan sehari-hari juga mengandung pengetahuan yang penting.

We seek truth, not spectacle. Kami mengutamakan ketepatan, konteks, dan pemahaman daripada sensasi.

We preserve context. Sebuah cerita tidak dapat dipisahkan begitu saja dari tempat, waktu, manusia, dan keadaan yang membentuknya.

We make knowledge accessible. Pengetahuan yang diselamatkan harus dapat ditemukan, dipahami, dan digunakan kembali.

We think beyond the news cycle. Kami bekerja bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk mereka yang akan mencari pengetahuan ini di masa depan.


Why Berdjeda Exists

Dunia menghasilkan informasi dalam jumlah yang semakin besar. Namun banyak kehidupan tetap tidak tercatat. Cerita hilang. Pengetahuan tidak diwariskan. Ingatan menghilang bersama manusia yang menyimpannya.

Tempat berubah tanpa dokumentasi. Dan pengalaman masyarakat sering kali hanya muncul sebagai berita singkat sebelum akhirnya dilupakan. Berdjeda ingin bekerja di ruang tersebut. Bukan untuk mencatat semuanya. Tetapi untuk mengenali apa yang layak diselamatkan, mendokumentasikannya dengan serius, dan memastikan bahwa cerita tersebut memiliki kesempatan untuk terus hidup.

Karena pada akhirnya, yang kami selamatkan bukan hanya cerita. Kami sedang menyelamatkan pengetahuan manusia tentang kehidupannya sendiri.


Our Mission

Menyelamatkan cerita dan pengetahuan tentang kehidupan melalui riset, jurnalistik, dokumentasi, storytelling, dan pengarsipan.

Our Vision

Sebuah dunia di mana kehidupan tidak mudah dilupakan, dan manusia tidak kehilangan pengetahuan tentang dirinya sendiri.


Berdjeda Institute

Research. Document. Conserve. Share. The world through stories.

close
pop up banner